Bismillah,
Assalamu'alaikum, wah sudah lama yah saya nggak posting. Insya Allah kali ini saya sampaikan sebuah kisah,, super,, yang akan membuat haru, menumbuhkan kagum, membangkitkan semangat. Kisah apakah?? yuk langsung saja disimak.
Abdullah meminta kotak dengan lingkaran-lingkaran miliknya. Kemudian dia mengeluarkan kitab. Abdullah berkata: Ketika kita sedang menulis di sekitar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, beliau ditanya: Dua kota ini manakah yang dibuka lebih dulu: Konstantinopel atau Rumiyah/Roma?
Rasul menjawab, “Kota Heraklius dibuka lebih dahulu.” Yaitu: Konstantinopel.
(HR. Ahmad, ad-Darimi, Ibnu Abi Syaibah dan al-Hakim)
“Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.”
[H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335].
Hadits ini dishahihkan oleh al-Hakim. Adz-Dzahabi sepakat dengan al-Hakim. Sementara Abdul Ghani al-Maqdisi berkata: Hadits ini hasan sanadnya. Al-Albani sependapat dengan al-Hakim dan adz-Dzahabi bahwa hadits ini shahih. (Lihat al-Silsilah al-Shahihah 1/3, MS)
Setelah 800 tahun penantian , Ucapan Rasulullah terwujud oleh seorang pemuda yang perkasa. Dialah Muhammad II bin Murot atau Muhammad Al fatih , seorang pemuda yang gagah berani lagi taat pada Rabbnya dan senantiasa mengikuti ajaran Rasulnya. Beliau dipersiapkan sejak kecil untuk bisa menjadi seorang Sultan yang hebat, Setiap hari ia dibacakan sirah nabi. Beliau hafidz Al Qur'an pada usia 8 tahun, dan menguasai 8 bahasa pada usia 12 tahun. Sehingga beliau tumbuh menjadi seorang sultan yang hebat, tawadu . Beliau senantiasa mementingkan kekuatan para tentaranya, bukan hanya fisik tapi juga hati dan imannya.
Sebuah kisah menarik, saat perjalanan menaklukan kota konstantinopel . Muhammad Al fatih dan pasukannya hendak melaksanakan sholat jum'at , dan timbul persoalan tentang siapa yang akan menjadi imam. “Siapakah yang layak menjadi imam shalat jum’at?” tak ada jawaban. Tak ada yang berani yang menawarkan diri ! lalu Muhammad Al Fatih tegak berdiri. Beliau meminta kepada seluruh rakyatnya untuk bangun berdiri.
Kemudian beliau bertanya. “ Siapakah diantara kalian yang sejak remaja, sejak akhil baligh hingga hari ini pernah meninggalkan meninggalkan shalat wajib lima waktu, silakan duduk!!” Subhanalloh……!!! Maha suci Allah ! tak seorangpun pasukan islam yang duduk. Semua tegak berdiri. Apa artinya? Itu berarti, tentara islam pimpinan Muhammad Al Fatih sejak masa remaja mereka hingga hari ini, tak seorangpun yang meninggalkan shalat fardhu. Tak sekalipun mereka melalaikan shalat fardhu. Luar biasa…..!!!!!
Lalu Muhammad Al Fatih kembali bertanya: “ Siapa diantara kalian yang sejak baligh dahulu hingga hari ini pernah meninggalkan shalat sunah rawatib? Kalau ada yang pernah meninggalkan shalat sunah sekali saja silakan duduk!!!”. Sebagian lainya segera duduk. Artinya, pasuka islam sejak remaja mereka ada yang teguh hati, tidak pernah meninggalkan shalat sunah setelah maghrib, dua roka’at sebelu shubuh dan shalat rowatib lainya. Namun ada yang pernah meninggalkanya. Betapa kualitas karakter dan keimanan mereka sebagai muslim sungguh bernilai tinggi, sungguh jujur, pasukan islam Al Fatih.
Dengan mengedarkan matanya ke seluruh rakyat dan pasukanya Muhammad Al Fatih kembali berseru lalu bertanya: “ Siapa diantara kalian yang sejak masa akhil baligh sampai hari ini pernah meninggalkan shalat tahajud di kesunyian malam? Yang pernah meninggalkan atau kosong satu malam saja, silakan duduk!!”
Apa yang terjadi…???? Terlukislah pemandangan yang menakjubkan sejarawan barat dan timur. Semua yang hadir dengan cepat duduk!!” Hanya ada seorang saja yang tetap tegak berdiri. Siapakah dia??? dialah, Sultan Muhammad Al Fatih, sang penakluk benteng super power Byzantium Konstantinopel. Beliaulah yang pantas menjadi imam shalat jumat hari itu. Karena hanya Al Fatih seorang yang sejak remaja selalu mengisi butir-butir malam sunyinya dengan bersujud kepada Allah SWT, tidak pernah kosong/absen semalampun.
Subhanallah…..
Sungguh luar biasa kezuhudan mereka dalam beribadah kepada Allah SWT, maka tak heran kiranya Rasulullah SAW menyatakan Rajanya (yang menakluk) adalah sebaik-baik raja dan tentaranya (yang menakluk) adalah sebaik-baik tentara.
Muhammad Al Fatih mampu menaklukan kota konstantinopel pada usia 21 tahun. dengan membawa 72 kapal , 250.000 pasukan dan perjalanan perang selama 54 hari. Sampai pada akhirnya pada tanggal 29 mei 1453 beliau, dan pasukannya mampu meruntuhkan konstantinopel.
Subhanalloh yah, seorang muda belia sudah berfikir untuk menaklukan hal besar. Yang biasanya di usianya para pemuda sedang asik berhura- hura mencari kesenangan. Beliau memilih untuk mendekatkan diri pad Rabbnya dan mengisi malam- malam nya dengan mengiba pada Rabbnya untuk bisa menjadi penakluk konstantinopel. Sebuah semangat dan perjuangan yang luar biasa, pantaslah kiranya kita tanamkan semangatnya di dada kita dan mencontoh perjuangannya dalam meraih Ridho Allah SWT.
| Meriam yang dipakai tentara Al fatih untuk meruntuhkan tembok konstantinopel. |
Sumber : http://www.solusiislam.com/2012/09/sekilas-tentang-film-muhammad-al-fatih.html
http://indonesiaindonesia.com/f/88091-sejarah-penaklukan-konstantinopel-muhammad-al-fatih/
Youtube.com

0 komentar:
Posting Komentar
silahkan pilih id sebelum berkomentar, usahakan jangan pake anonim yah ^^