Post ini adalah tentang kegalauan gadis 25 tahun yang sudah kelamaan LDR sama belahan jiwanya. Usia ini memang usia yang rawan dengan kegalauan. Event silaturahmi bisa jadi hal yang paling menakutkan karena takut untuk ditanya " kapan nikah nih?", "mana calonnya?", atau " mana mantannya ?" #ehh. Berbeda dari beberapa tahun lalu ketika masih kisaran usia 20 an, yang bisa dengan gampang jawab, "belum tante, masih kuliah dulu." atau "hehe, belum ada yang cocok tante." dan sejak saat itu dari tahun ke tahun makin berat aja tuh pertanyaan. Belum lagi karena saudara yang satu angkatan denganku sudah menikah dan punya momongan. Untungnya saya punya orang tua yang tidak terlalu ekstrim dalam masalah jodoh. Pernah sih mereka nanya, tapi hanya aku jawab "jodoh mah pasti udah ada mah, cuma kalo Allah belum mempertemukan kita bisa apa. Kita kan cuma bisa ikhtiar, tapi Allah jua yang menentukan" jawaban sok bijak gitu, tapi saya yakin beliau tau isi hati saya :((. Pernah juga beliau berusaha mengenalkan dengan salah satu putra kenalannya, tapi cuma jadi sebatas chattingan saja, tanpa sempat bertemu muka.
Wahh, masalah ini emang masalah sensitif, tapi harus diingat bahwa rezeki, jodoh, dan maut adalah rahasia Allah. Tugas kita hanya berusaha, dan memantaskan diri sambil bersiap-siap jikalau suatu saat kita dipertemukan dengan rezeki kita, jodoh kita, atau maut kita. Ketiga hal tersebut telah ditulis jauh - jauh hari sebelum kita lahir, cukuplah berbaik sangka dengan cara senantiasa berusaha yang terbaik, dan bersabar. Dalam Al Quran pun Allah telah menuliskan pada surat an naba " wa kholaqnakum azwaja" artinya " dan telah kuciptakan manusia berpasang-pasangan. Mungkin sekarang ini sang pasangan sedang mampir di hati gadis lain maka berdoalah agar ia segera diberi petunjuk, atau dia sedang menanti dengan ketaatannya dan memantaskan diri maka malu dong klo kita masih deket-deket yang gak halal dan gak memperbaiki diri.
Hal lain adalah tentang niat, saya pernah diingatkan oleh seorang teman untuk membenahi niat saya. " pengen nikah untuk apa si?" karena takut dibilang tidak laku kah?, karena saudara sudah banyak yang menikah?, karena lagi ngetrend nikah muda?, karena malu sudah sering ditanya kapan nikah?, karena temen dan adik kelas sudah banyak yang menikah?, atau karena " ingin meenyempurnakan separuh agama?, " mengikuti sunnah nabi ?". Jika jawabanmu adalah karena pilihan pertama, maka niatmu menikah harus segera dibenahi. Jika alasanmu karena pilihan kedua maka, jawabannya adalah bersabar dan memperbaiki diri. Teruslah berdo'a dan merayu pada Allah, mungkin Allah sedang senang mendengar doa- doa dan rayuan kita dan Allah masih ingin mendengar doa-doa kita. Tapi yaakinlah, jodoh akan datang pada saat yang terindah. Ketika kita tidak merasa haus, sirup atau minuman yang terenak sekalipun kadang terasa biasa, namun ketika telah seharian berpuasa air putih pun akan terasa begitu nikmat. Mungkin sekarang ini kita sedang disuruh berpuasa, hingga pada saatnya dipertemukan dengan sang jodoh, kita akan merasakan kenikmatn dan kesyukuran luar biasa. Keep positif thinking. Wallohu'alam.


0 komentar:
Posting Komentar
silahkan pilih id sebelum berkomentar, usahakan jangan pake anonim yah ^^