Puree Mind

pure's mind content


      Assalamu'alaikum sahabat, gimana nih kabarnya? Sudah lama saya tidak update blog hehe. Kali ini saya akan berbagi pengalaman saya mengunjungi sebuah situs sejarah di bumi Priangan ini. Terletak di desa Karyamukti kecamatan Campaka kabupaten Cianjur Jawa  barat, situs Megalitikum Gunung Padang menjadi tujuan saya kali ini. Tertarik dengan cerita yang mengatakan kalau gunung Padang merupakan situs punden berundak terbesar di Asia tenggara, membuat rasa penasaran saya membawa ke perjalanan yang cukup panjang.

      Situs ini dapat dicapai melalui jalan raya Cianjur-Sukabumi, kemudian masuk ke jalan yang menuju warung kondang. Situs ini sudah mulai banyak dicari wisatawan, sehingga tidak sulit menemukan petunjuk jalan ke tempat ini. Saya berhenti sejenak untuk sekedar membeli pengganjal perut. Saat membayar belanjaan, saya bertanya pada petugas toko tentang jarak ke gunung Padang dari sini, " sekitar 10 KM" katanya. Sempat ragu untuk melanjutkan perjalanan karena hari sudah semakin siang, langit tampak mendung, dan jarak yang harus ditempuh masih cukup jauh, sedangkan saya harus pulang ke Bandung. Akhirnya saya memutuskan melanjutkan perjalanan ke Gunung Padang, bismillah aja yah.

      Matahari beranjak naik dan adzan Dzuhur berkumandang, saya berhenti sejenak untuk menunaikan kewajiban sambil beristirahat. Iseng saya bertanya pada seorang ibu penduduk sekitar tentang jarak dari masjid ke gunung Padang, " oh tebih keneh neng, 15 KM lagi"jawabnya, loh perasaan saya sudah jalan cukup jauh, tapi bukannya makin dekat malah jaraknya nambah hahaha...

     Ternyata ucapan ibu tersebutlah yang benar, perjalanan yang cukup panjang. Beruntung jalanan sudah diaspal semua dan sepanjang jalan saya disuguhi pemandangan yang luar biasa, lumayan buat cuci mata. Sekitar pukul 13.00 saya sampai di area situs megalitikum gunung Padang. Terdapat sebuah gerbang masuk, namun masih harus melaju kendaraan beberapa ratus meter sampai ke pintu masuk situs gunung Padang.


     Saya memarkir motor kemudian membeli tiket masuk, hanya butuh biaya Rp. 5000.- untuk seorang pengunjung dewasa. Terdapat 2 tangga naik ke situs utama, yaitu sebuah tangga berjarak 100 meter, dan 300 meter. Saya memilih tangga dengan jarak 100 meter, dengan pertimbangan waktu yang lebih cepat namun jalan pintas memang lebih berat dari jalan memutar. Tangga yang harus saya lalui memang hanya berjarak 100 meter, namun kemiringannya yang ekstrim membuat jantung saya harus bekerja keras.

      Akhirnya sampai si area utama situs gunung Padang, terlihat hamparan rumput hijau dengan bebatuan purba tersebar di area tersebut.  Terdapat 5 teras di area situs ini, teras ke-5 terletak di paling atas dan terdapat sebuah tempat yang biasa dipakai bertapa. Teras pertama cukup luas, terdapat sebuah gundukan besar mirip kuburan, eksotik banget (bagus nih buat prewedding foto hehehe...). Setelah beristirahat dari tanjakan super, menikmati makanan dan semilir angin berhbus minus langit biru dan awan putih, saya melanjutkan penelusuran area gunung Padang. Dari teras pertama ke teras 2,3,4 dan lima cukup tinggi, tapi pihak setempat sudah menyediakan jalan setapak.

      Untuk dunia sejarah jelas ini adalah penemuan yang besar, juga pemandangan di sekitarnya masih asri tentu saja banyak orang yang penasaran akan tempat ini. Namun setiap hal pasti memiliki hal baik dan buruk, seiring naiknya popularitas situs ini maka petugas sekitar harus lebih ketat menjaga keasriannya. Perjalanan yang cukup jauh terbayar dengan indah, worthed lah.

    Rabu 8 Maret 2016 seorang teman mengajak berwisata alam. Karena guidenya lagi sidang skripsi, akhirnya kami hanya berangkat berdua. Aku mau nebeng motor temenku jadi kami janjian bertemu di alun-alun bandung untuk menuju sanghyang heleut.

Sanghyang heleut
     Pukul 7.30 aku berangkat dari rumah untuk naik bus ke arah alun-alun. Beruntung ketika sampai di halte lewatlah bus damri jurusan cicaheum-cibereum, ini pertama kali naik bus trans bandung hehehe. Bus ini terlihat seperti di film-film yang ku tonton, penuh sesak dengan kursi penumpang di sisi-sisi yang telah penuh dan penumpang yang berdiri. Ongkos yang ku keluarkan untuk naik bus hanya 3.000 rupiah (jauh dekat sama saja). Pukul 8 lewat aku sudah duduk manis di halte alun-alun. Terlihat keramaian, ada ibu-ibu pengajian, rombongan wisatawan, dan kumpulan orang yang antusias buat meet and greet sama humood al khuder penyanyi timur tengah yang lagi beken.


      Pendakian ke-3 terlaksana dengan rencana Allah SWT. Rencananya aku mau mendaki bersama teman-teman apoteker, namun satu persatu membatalkan rencananya. Tinggal aku sendiri yang tetap teguh dengan rencana pendakian, yang awalnya mau ke papandayan sampai akhirnya tujuan menjadi ke gunung cikuray.

      Untukku pendakian ke cikuray ini memberi pelajaran yang sama serunya seperti pendakian-pendakian sebelumnya. Pendakian kali ini dilakukan bersama 2 orang guide dari @AhadTrekMate dan 2 orang adik yang luar biasa semangatnya buat mendaki gunung, jadi kelompok pendakian cikuray terdiri dari 5 personil. Salah satu hal yang menyenangkan ketika melakukan pendakian, yaitu nambah temen.


      Pagi liburan selepas wisuda, terjadi pembicaraan panas antara ibu dan anak mengenai pekerjaan dan JODOH. Tentang kegalauan milih kerjaan, yang jauh atau yang deket, cari yg gajinya pas atau harus ngejar yang gajinya lebih.

     Setelah ngalor ngidul ngobrol kerjaan,, tercetus sebuah kalimat yang emmm,, agaaak.. "Jangan terlalu asik di kerjaan, kapan nikahnya kalo gitu". Pembicaran pun berubah jadi banyak petuah dari ibunda kepada putrinya. Dari panjangnya pembicaraan itu, yang aku tangkap adalah 2 hal, bahwa aku harus segera nikah, dan aku terlalu nyantai dan kaya yang gak mikirin nikah. Well,, aku bukannya gak pingin nikah mah, aku hanya belum nemu yang pas aja. Ketika pembicaraan aku rasa semakin tidak kondusif, daripada terjadi peperangan aku memilih diam.

     Aku kabur ke kamar, ambil wudhu dan memilih mengadu kepada yang punya hidup. " Allah engkau yang maha memberi, engkau yang maha tahu, sesungguhnya sangat mudah bagimu untuk menyelesaikan perkaraku ini, mudah ya Allah. Hamba hanya ingin membuktikan sendiri bahwa rencanaMu yang paling indah, rezeki hamba tidak akan tertukar, dan akan kuterima tepat pada waktunya. Hamba ingin engkau mengantar rezeki hamba dengan uluran halus sambil tersenyum ya Allah, bukannya kau lempar penuh murka karena hamba meminta dengan cara yang tidak Engkau suka."

     "Ya Allah yang jauh dekatkan, yang sulit mudahkan, yang tersembunyi keluarkan". Selepas doa di shalat dhuha, aku teringat koper pemberian atasanku di rumah sakit, hadiah perpisahan. Koper ini masih dibungkus plastik, kubuka pembungkus plastik, dan ku buka buka sleting koper tersebut. Subhanallah, " yang tersembunyi dikeluarkan", ternyata di dalam koper tersebut ada sebuah tas lagi. Sekian lama rezeki itu ada di dekat ku, namun akunya yang belum membukanya.

     Mungkin ini jawaban do'aku, atau hanya kelebayan semata. Mungkin begitu pula masalah jodoh yang sedang menggalaukan ini, mungkin jodohku sudah lama ada di dekatku hanya menunggu dikeluarkan. Entah koper mana yang harus aku buka buat menemukan jodohku, yah... Cintaku masih di dalam koper.



     Bismillah, minggu yang cerah.
Hari minggu, harinya olahraga. Seperti biasa tempat yang kutuju adalah GOR Saparua di bilangan jl.ambon. Setelah beberapa putaran jogging, lumayan buat mengurangi beberapa gram lemak dalam tubuh. Sambil istirahat di samping arena jogging, mataku menyapu satu persatu kegiatan yang ada disana. Ada satu kegiatan yang sangat menarik, sehingga pandanganku terpaku pada mereka. Dua orang sedang asik beraksi di arena latihan parkour, seorang ayah dan putranya yang masih mungil. Bocah cilik itu terlihat asik memanjat balok-balok untuk latihan parkour, meski kesulitan namun senyum selalu mengembang di wajahnya. Tidak sedikitpun rasa takut tergambar di matanya, dengan cakap dia naik, lompat, bahkan melakukan salto.

     4 bulan kebelakang aku baru menyelesaikan PKPA, praktik kerja profesi apoteker. 4 bulang yang menyenangkan, dengan dengan teman baru, tempat baru dan banyak ilmu baru. Kegiatan ini dilakykan untuk mempersiapkan calon apoteker untuk terjun ke dunia kerja. Kenyataannya, bukan hanya pengalaman kerja, tapi banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik dari kegiatan ini.
    Sabar, berpikiran positif dan berhenti mengeluh. 4 bulan berjalan lancar, dan mulailah 2 minggu deadline laporan yang terlewati begitu saja. Disini benar benar belajar perjuangan dengan ngejar dospem, belajar sabar nunggu, belajar nelen kecewa kalo gak dapet tanda tangan hehehe.
      Pelajaran paling asik yang aku mengerti dari semua proses ini adalah bahwa manusia hanya bisa berencana, tapi Tuhan yang menentukan. Seberapapun bagus rencana, seberapapun baik persiapan, segimanapun pengen ngebut, tapi kalau Allah bilang belum waktunya maka kita harus terima. Akhirnya yang bisa kita lakukan hanya nikmati prosesnya. Tidak ada satu kesulitanpun yang bisa mengikuti kita kecuali atas kehendak Allah.
   
 


      26 tahun yang lalu, mungkin seluruh keluargaku sedang berbahagia dengan kelahiranku. Seorang putri pertama.
Dan hari ini peringatan hari lahir yang spesial banget. Pagi-pagi babeh aku ngucapin selamat ulang tahun, sambil ngelus kepala aku. Semua doa dan harapan baik beliau panjatkan buatku. Mamah tiba tiba datang bawa nasi kuning. Hari ini juga kebetulan ada event reksa di saung aos. Hari lahir aku peringati dengan orang - orang super spesial, orang-orang yg senantiasa ada di deket aku.
     Di saung aos, aku di todong ngasih materi (jadi weh materi seadanya), tapi lumayan lah. Walaupun masih awkward di depan anak-anak, tapi yaaahh lumayan lah. Lanjut games dan makan-makan. Alhamdulillah mudah-mudahan sisa usia aku lebih barokah lagi, aamiin.

      Momen peringatan hari lahir buat aku pribadi adalah momen buat merenung, dan menyukuri semua nikmat yang sudah aku dapatkan. Momen buat menata dan merencanakan pencapaian dimasa yang akan datang. Momen untuk mentafakuri waktu yang terlewati, apakah banyak dipakai untuk kebaikan ataukah keburukan. Momen untuk menyusun strategi mewujudkan cita yang belum terlaksana.
Ya Allah terimakasih untuk hidup yang luar biasa
Menjadikanku manusia pilihan untuk menjalani hidup ini
Kuatkanlah hamba untuk terus bergerak di jalanmu
Ya Allah terimakasih untuk orang-orang disekitar hamba
Yang menyayangi dan mengingatkan hamba padaMu
Pertemukanlah kami kembali di surgaMu
Ya Allah, hamba adalah makhluk lemah
Yang mudah terombang ambing di duniaMu yang fana
Tuntunlah hamba selalu di jalan yang engkau betkahi
Ya Allah berkatilah sisa hidup hamba
Agar hamba bisa memaknai kehidupan yg engkau berikan
Agar hamba bisa gunakan waktuMu untuk hal yang Engkau ridhai
Aamiin



31 jan 2016

About this blog

Pages

yang udah intip blog ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

About Me

Foto Saya
purwanti
Fresh graduate apoteker yang sedang berjuang untuk istiqomah, bercita-cita masuk surga, masih berjuang jadi manusia yang berguna dan selalu lebih baik dari hari kemarin, senang mencoba hal baru.kegiatan ngeblog sebagai sarana berbagi ilmu juga sebagai sarana belajar .suka membaca dan cinta indonesia ^^
Lihat profil lengkapku

kontak

Cari Blog Ini