Puree Mind

pure's mind content

     Ini adalah kali pertama saya ditilang polisi. Gini ceritanya, tanggal 15 Agustus

kemarin saya berniat meminjam kompor untuk keperluan pendakian. Tempat peminjaman tersebut berada di daerah jl. Cikutra. Karena terlalu fokus pada syarat peminjaman alat, saya jadi lupa bawa sim dan stnk (hehe). Muka innocent udah nempel (emang dasar muka lugu sih hohoho), tapi tetep aja di stop sama pa polisi yang lagi razia. Pas udah di stop baru sadar kalo gak bawa sim dan stnk, jadilah insiden penilangan itu. Pa polisi menjelaskan pelanggaran yang saya lakukan dan pasal-pasalnya, kemudian beliau membuat surat tilang berwarna merah. Saya bertanya, ini urusnya gimana pak, katanya bisa di urus di polrestabes di jl. Jawa, atau kalau saya pak polisi masih ada ditempat bisa langsung ke pak polisi. Kemudian saya bertanya perihal biaya yg harus saya bayar, kata beliau tergantung kesalahannya, kemungkinan 250 ribuan. Tadinya motor saya ditahan, tapi ternyata bisa tukar barang bukti. Jadi stnk yang ditahan, dan motor bisa dibawa pulang.

     28 Agustus adalah jadwal sidang. Saya datang
ke pengadilan dengan membawa surat tilang. Setelah tanya-tanya tukang parkir, dan seorang petugas, saya harus mengambil nomor antrian dulu. Setelah menyerahkan surat bukti tilang dan mendapat nomor antrian saya menunggu. Tidak sampai 30 menit, nomor antrian saya sudah diambil.
   
Sistemnya, dipanggil 50 nomor sekaligus untuk memasuki ruang sidang, kemudian antri di drive pan anggota hakim, sambil dibacakan denda yang harus dibayar. Proses dilanjutkan ke meja pembayaran, setelah melakukan pembayaran barang bukti akan dikembalikan. Selesai sudah proses persidangan, dan biaya yang harus dibayar tidak semahal yang dikatakan oleh pak polisi. Saya hanya harus membayar denda sebesar Rp. 61.000.
     Yang namanya ditilang itu kesalahan kita, jadi kita harus berani bertanggung jawab. Ikuti aturan yang berlaku, gak usah deh pake acara sogok-sogok. Kalo nyogok itu selain lebih mahal, juga gak berkah. Satu lagi, hindari juga calo-calo sidang yang banyak betebaran di pengadilan. Gak usah takut, hakimnya baik kok :)) cuma perlu sabar sebentar nunggu panggilan. Masa nunggu pacarnya nyalon aja bisa lama-lama, buat nunggu sidang sebentar aja gak mau.

0 komentar:

Posting Komentar

silahkan pilih id sebelum berkomentar, usahakan jangan pake anonim yah ^^

About this blog

Pages

yang udah intip blog ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

About Me

Foto Saya
purwanti
Fresh graduate apoteker yang sedang berjuang untuk istiqomah, bercita-cita masuk surga, masih berjuang jadi manusia yang berguna dan selalu lebih baik dari hari kemarin, senang mencoba hal baru.kegiatan ngeblog sebagai sarana berbagi ilmu juga sebagai sarana belajar .suka membaca dan cinta indonesia ^^
Lihat profil lengkapku

kontak

Cari Blog Ini